
Bunga Artificial vs Bunga Segar: Mana yang Lebih Worth It?
Di toko bunga (florist) seperti kami, selalu ada dua kubu pelanggan setia: Pencinta Bunga Segar (Fresh Cut Flowers) dan Penggemar Bunga Buatan (Artificial Flowers).
Mana yang lebih baik? Jawaban singkatnya: Tergantung kebutuhan & momen Anda.
Mari kita bandingkan secara apple-to-apple.
1. Bunga Segar (Asli)
Pilihan klasik yang tak tergantikan.
- Kelebihan: Aroma alami yang wangi (fragrance), tekstur kelopak lembut, warna hidup, memberikan energi positif, eksklusif (cepat layu = momen berharga).
- Kekurangan: Usia pendek (3-7 hari), butuh perawatan (ganti air), serbuk sari bisa bikin alergi, harga fluktuatif (musiman).
- Best For: Kado Romantis, Pernikahan, Permintaan Maaf, Wisuda (foto bagus).
2. Bunga Artificial (Palsu/Plastik/Kain)
Teknologi sekarang membuat bunga palsu terlihat sangat real-touch (mirip asli).
- Kelebihan: Abadi (tahan bertahun-tahun), bebas perawatan (cukup dilap debu), bebas alergi, bentuk konsisten sempurna, bisa ditekuk/dibentuk ulang.
- Kekurangan: Tidak wangi (kecuali disemprot parfum), debu menumpuk, warna bisa pudar kena matahari, kurang romantis (“cintamu palsu?”), limbah plastik.
- Best For: Dekorasi Kantor/Hotel (Lobi), Hiasan Sudut Rumah, Souvenir Pernikahan, Standing Flower Awet.
Opsi Ke-3: Tanaman Hidup
Jika Anda menginginkan keawetan bunga artificial tapi tetap natural seperti bunga segar, pilihlah Tanaman Bunga dalam Pot (Potted Plant).
- Anggrek Bulan Pot
- Mawar Mini Pot
- Krisan Pot
- Kalanchoe
Tips: Agar tanaman pot subur dan rajin berbunga di teras rumah, kuncinya ada di media tanam. Gunakan media tanam poros berkualitas agar akar tidak busuk dan tanaman bahagia!
Jadi, tim mana Anda? Tim Segar, Tim Awet, atau Tim Berkebun? :herb:
Temukan koleksi karangan bunga segar kami โ dari bunga papan ucapan, buket wisuda, hingga dekorasi pernikahan.